Rabu, 27 Juni 2012

FENOMENA PERUSAHAAN ASURANSI BESERTA PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN

PENDAHULUAN JAKARTA - Nasabah PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life) menuntut kepada manajemen Bakrie Life untuk transparan dalam menyampaikan laporan keuangannya. Maklum, selama ini nasabah selalu dijanjikan akan dibayar dana investasinya sekitar Rp360 miliar namun tidak ada realisasinya hingga sekarang. “Dalam minggu ini kami akan meminta keterangan ke Bakrie Life soal laporan keuangan sejak Desember 2008. Kami hanya memastikan keuangan perusahaan sehat sehingga mampu untuk membayar utang ke nasabah,” kata Koordinator Tim Penyelamatan Pengembalian Dana Nasabah Bakrie Life Wahyudi kepada wartawan, di Resto Gado-Gado Boplo Blok M, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2009). Nantinya, jika manajemen tidak memenuhi kewajiban itu, maka nasabah akan melapor ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Wahyudi mengaku tuntutan tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 pasal 66 tentang perseroan harus menyusun neraca dan laba rugi secara periodik dan harus disampaikan ke Menteri Keuangan. Padahal, manajemen Bakrie Life mengaku sudah menjamin dana nasabah aman. Manajemen pernah menjamin dana nasabah dengan penerbitan Medium Secure Notes (MSN) dari pemegang saham mayoritas yaitu PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp500 miliar. “Kami hanya ingin manajemen transparan tentang jaminan MSN tersebut. Soalnya, manajemen BNBR mengaku tidak pernah menerbitkan MSN tersebut khusus untuk Bakrie Life,” tambahnya. Intinya, lanjut Wahyudi, nasabah masih tidak percaya bahwa manajemen tidak punya uang untuk membayar. Jika manajemen Bakrie Life tidak memiliki dana, Bapepam harus bisa memeriksa laporan keuangan yang sudah diaudit bahwa mereka betul tidak punya uang. (Didik Purwanto/Koran SI/ade) PEMBAHASAN Menurut Pendapat Saya dana tersebut diselewengkan untuk kepentingan pribadi bukan untuk kegiatan kegiatan operasional sehingga arus kas untuk kegiatan operasional perusahan mengalami hambatan, dan bukan hanya itu kejadian ini mengakibatkan orang orang yang percaya terhadap perusahaan asuransi akan mengalami penurunan terhadap perusahaan tersebut akibatnya pendapatan perusahaan akan berkurang sehimngga perusahan akan mengalami failed dan tidak hanya ini perusahaan juiga tidak bias membayar utang utang jangka pendeknya sehingga perusahaan akan mengalami likuidasi. KESIMPULAN Kesimpulannya adalah jika perusahaan ini mau terus untuk beroperasi maka perusahaan harus mengembalikan kepercayaan masyarakat yang sudah hilang dikarenakan adanya oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyelewengkan dana tersebut untuk kepentingan pribadinya .dan tidak hanya itu perusahaan juga harus menangkap oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut dan dana tersebut yang telah diselewengkan harus dikembalikan ke kas perusahaan sehingga perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasionalnya sehari hari. http://0wi3.wordpress.com/2012/04/29/masalah-atau-fenomena-laporan-keuangan-asuransi-pt-asuransi-jiwa-bakrie-bakrie-life/.
Read more "FENOMENA PERUSAHAAN ASURANSI BESERTA PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN..."
 

Great Morning ©  Copyright by Rahmasari.Putri'S BloG | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks